Displaying items by tag: panamtex

SIE 2012PT. Pandanarum Kenanga Textile (Panamtex) ikut berpartisipasi pada Sabah International Expo (SIE) 2012 yang dilaksanakan pada  21-24 September 2012. 224 perusahaan dari 19 negara ikut berpatisipasi dan Stan Paviliun Indonesia memenangi  Juara ke-2 pada desain kategori Internasional.

 

Sumber :

Kementrian luar negeri Indonesia

SIE Official Website

Published in Berita

ITTP 2011

Acara ini dibuka pada tanggal 6 Oktober 2011 sampai dengan tanggal 9 Oktober 2011. Acara ini dibuka oleh Yang Mulia Bapak Cham Prasidh, selaku Menteri Perdagangan Kamboja dan didampingi oleh H.E. Mr Soehardjono Sastromihardjo, selaku Duta Besar Indonesia untuk Kamboja. 

PT. Panamtex ikut berpartisipasi dalam acara tersebut dengan membuka stand promosi. Acara yang dilaksanakan di Diamond Island (Koh Pich) Exhibition Center, Pnom Penh ini berlangsung sangat meriah.

Published in Berita

KLIGP PanamtexKuala Lumpur International Gift Premium and Stationary (KLIGP) 2010 diselenggarakan di Putra World Trade Centre (Hall 2) pada tanggal 17-19 Juni 2009 lalu. Pidato Pembukaan oleh YB. Dato Sri Dr Ng Yen Yen.

Acara ini terletak di jantung kota Kuala Lumpur, orang tidak bisa tidak memperhatikan kehadiran menjulang Putra World Trade Centre (PWTC). Area ini mudah diakses melalui jalan-jalan utama dan kereta api, tak heran PWTC adalah tempat pilihan untuk acara dan pameran. Dengan lebih dari 253.000 meter persegi yang digunakan untuk ruang pameran, itu merupakan salah satu area yang terbesar di Malaysia.

Published in Berita

Kajen Expo 2009Kajen Expo merupakan acara tahunan untuk memperingati Hari Ulang Tahun Kabupaten Pekalongan dan Hari Kemerdekaan Indonesia. Acara ini dihadiri oleh pejabat lokal atau pejabat negara untuk melakukan kunjungan kerja ke Pekalongan. Acara ini dimeriahkan oleh penampilan band-band lokal dan seni kabupaten pekalongan digunakan sebagai orang kota. PT. Panamtex berpartisipasi secara aktif untuk berpartisipasi dalam acara ini, termasuk dalam tahun 2009 ini.

Published in Berita

Logo Kabupaten pekalongan Dalam rangka mensukseskan program pemerintah Kabupaten Pekalongan dan meramaikan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) ke 63, PemKab mengadakan pameran di kompleks alun-alun Kajen. Acara ini diselenggarakan dari tanggal 18-24 Agustus 2008. Acara ini dihadiri oleh perusahaan lokal, pengrajin dan pesta rakyat. Acara ini didukung oleh departemen pariwisata dan budaya dan Kabupaten Pekalongan.

Published in Berita

SarungSarung merupakan sepotong kain lebar yang dijahit pada kedua ujungnya sehingga berbentuk seperti pipa/tabung. Ini adalah arti dasar dari sarung yang berlaku di Indonesia atau tempat-tempat sekawasan. Dalam pengertian busana internasional, sarung (sarong) berarti sepotong kain lebar yang pemakaiannya dibebatkan pada pinggang untuk menutup bagian bawah tubuh (pinggang ke bawah).

Kain sarung dibuat dari bermacam-macam bahan: katun, poliester, atau sutera. Penggunaan sarung sangat luas, untuk santai di rumah hingga pada penggunaan resmi seperti ibadah atau upacara perkawinan. Pada umumnya penggunaan kain sarung pada acara resmi terkait sebagai pelengkap baju daerah tertentu.

Menurut catatan sejarah, sarung berasal dari Yaman. Di negeri itu sarung biasa disebut futah. Sarung juga dikenal dengan nama izaar, wazaar atau ma'awis. Masyarakat di negara Oman menyebut sarung dengan nama wizaar. Orang Arab Saudi mengenalnya dengan nama izaar. Penggunaan sarung telah meluas, tak hanya di Semenanjung Arab, namun juga mencapai Asia Selatan, Asia Tenggara, Afrika, hingga Amerika dan Eropa. Sarung pertama kali masuk ke Indonesia pada abad ke 14, dibawa oleh para saudagar Arab dan Gujarat. Dalam perkembangan berikutnya, sarung di Indonesia identik dengan kebudayaan Islam.

Percampuran budaya sepanjang pesisir Indonesia membuat corak sarung lebih bervariasi. Desain Islam, Jawa, China dan Indo-Eropa melebur. Sehingga, sarung pesisir mempunyai warna, motif, dan pola yang lebih bebas.

Pada zaman penjajahan Belanda, sarung identik dengan perjuangan melawan budaya barat yang dibawa para penjajah. Kemudian, sarung menjadi satu di antara simbol dan nilai-nilai budaya Indonesia.

Sarung biasanya dipakai untuk acara keagamaan, adat dan pernikahan. Dalam acara ini, baik pria dan wanita biasa memakai busana tradisional terbaik dengan sarung yang penuh warna dan kemegahan.

Motif kain sarung yang umum adalah garis-garis yang saling melintang. Namun demikian, sarung untuk pakaian daerah dapat pula dibuat dari bahan tenun ikat, songket, serta tapis.

Sarung pada umumnya bermotif geometris atau garis-garis yang saling melintang, baik vertikal maupun horizontal. Sementara, sarung untuk pakaian daerah memiliki motif yang lebih beraneka ragam, misal batik. Motif sarung batik misalnya, memiliki motif bunga atau dedaunan, dengan berbagai warna-warna alami. Sementara, Sarung Tapis bermotif alam, flora dan fauna ditenun dengan menggunakan benang emas dan benang perak.

PT. Panamtex membuat beraneka ragam motif sarung dengan desain khas dan elegan seperti motif salur, strimin, jacquard, songket, polos warna / dobby, dan lain-lain. Dengan motif yang beragam inilah kami bisa masuk ke berbagai kalangan pengguna mulai dari anak-anak, remaja, sampai orang dewasa. Hal ini juga yang mendorong kami mengekspor produksi sarung kami ke berbagai negara seperti Malaysia, Singapura, Thailand, Afrika, Saudi Arabia, dan lain-lain.

Published in produk

Tentang Kami

PT. Panamtex - Quality Sheaths That You Can Trust.

PT. Panamtex didirikan pada tahun 1994, memproduksi sarung tenun dan sutra. Pabrik kami terletak di Pekalongan, Jawa Tengah.

PT. Panamtex adalah salah satu industri kain di Indonesia yang menghasilkan sarung (sarung palekat) terbuat dari katun maupun sutra. Produk-produk kami dipasarkan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga untuk lain negara-negara Asia dan Timur Tengah. Sarung palekat produksi kami memiliki reputasi yang baik sebagai produk berkualitas tinggi, telah mendapatkan kepercayaan dari kami pelanggan, lokal dan luar negeri.

Dalam era ekonomi global dan perdagangan, serta untuk tetap kompetitif, kami menyadari pentingnya untuk menjadi kreatif dalam memproduksi sarung yang berbeda baik dalam karakteristik maupun desain. Kami selalu meningkatkan desain untuk memenuhi preferensi pelanggan tanpa mengorbankan standart produk yang unggul.

Pabrik PT. Panamtex

Produk kami memiliki motif yang unik, desain dan warna yang tersedia dalam banyak pilihan. Saat ini, kami memiliki beberapa merk dagang untuk produk sarung seperti Bin Saleh, Karawan, Idola, Al - Arafah, Padi Djarum, dan lain-lain.

Kami menggabungkan teknologi modern di lini produksi. Mewarnai bagian dalam menggunakan mesin teknologi tinggi sehingga menghasilkan sarung tinggi kualitas tinggi.

Untuk saat ini, kami mempekerjakan 0f Total 900 karyawan terlatih dengan kapasitas produksi lebih dari 800.000 yard per tahun.

 

Published in Info Internal